Langkah Awal Memulai Start Up

Sekarang ini orang tengah gandrung dengan Start Up dan Unicorn. Start Up adalah perusahaan yang baru (sedang) dibangun, sedang Unicorn adalah Start Up yang mendapat pendanaan hingga USD 1 Miliar atau sekitar 14 Triliun Rupiah. Wow...

Melihat nilai yang fantastis tersebut, tak heran kalau sekarang dunia tengah dilanda demam Start Up. Semua orang bermimpi untuk membuat Start Up dan menjadi kaya karenanya.

Ide membuat Start Up bisa datang dari mana saja, dari hal-hal umum seperti jualan online, ojek & taksi online, pesan tiket online dan banyak lagi, sampai hal-hal spesifik dan kurang umum seperti aplikasi jasa cenayang.   

Cakupan start up sesungguhnya luas, tidak hanya seputar aplikasi handphone saja. Ketika seseorang mendirikan perusahaan yang memberikan solusi, jasa, atau membuat produk tertentu, perusahaan tersebut disebut Start Up.  

Namun belakangan, pemahaman Start Up itu lebih sering diartikan dengan perusahaan baru yang membuat aplikasi Handphone. Yang aplikasi tersebut memberi solusi pada masalah-masalah kehidupan manusia.

Baik, dengan membaca artikel ini dengan seksama, artinya anda juga mau membuat start up juga bukan?  Atau setidaknya penasaran dengan hal-hal seputar start up. 
Tapi daripada nanggung, jangan hanya sekedar ingin tahu saja, mending sekalian: "Saya ingin membuat Start Up!". Bayangkan, kalau Start Up anda berhasil, bisa dapat pembiayaan 14 Triliun Rupiah lho. ^_^

Sama, saya juga mau pake banget.

Ok, kita sekarang sama-sama mau membuat Start Up, selanjutnya apa? Harus mulai dari mana? Apa yang harus dilakukan pertama kali?

Well, kalau mau mendirikan Start up, bagusnya sih langsung membuat apa yang ingin anda buat. Kalau anda tahu apa dan bagaimana membuatnya, langsung aja lakukan. Buatlah aplikasi anda, mulai susun code-codenya. Kalau mau membuat alat, mulai ketak-ketuk, serat-serut, bar-bor, paku sana paku sini, sekerup, solder, apapun. Yang penting kita mulai melakukannya.

Tapi kalau baru sebatas ide seperti saya, ada baiknya menambah wawasan dan ilmu sembari mulai merintis apa yang ingin anda wujudkan selangkah demi selangkah.

Nah, sebagai tambahan wawasan, saya mau share beberapa bahan pertimbangan yang patut kita ketahui dalam rangka menggodok ide Start Up kita.

Analisa kelayakan ide Start Up
Analisa Kelayakan Startup
Analisa Kelayakan Start Up. Credit: Gerd Altmann

Ketika kita punya ide untuk membuat suatu Start Up, ada baiknya jika kita menganalisa hal-hal berikut:
  • Product Market Fit
  • Virality
  • Barrier To Entry
  • Team
Product Market Fit - Apakah start up kita cocok untuk pasar, atau lebih ke belakang lagi, apakah ada pasarnya atau tidak. Kalau ternyata tidak ada, maka anda punya pilihan: Idenya tidak dilanjut atau menciptakan pasar sendiri. Silahkan pilih yang mana.

Virality - Seberapa besar kemungkinan orang akan menggunakan produk kita dan kemudian memberitahukan temannya untuk menggunakan juga. Kalau di awal-awal, bagaimana strategi memperkenalkan produk kita pada masyarakat. Bagaimana kita bisa membuat produk kita viral?

Barrier To Entry - Seberapa besar hambatan yang harus dilalui oleh produk kita supaya masuk ke pasar. Hambatan ini bisa berupa Produk Pesaing yang sudah ada atau sama-sama sedang dibuat, Pengetahuan masyarakat  yang masih terbatas, dsb.

Team - Seperti apa Tim yang harus kita bangun untuk mewujudkan produk Start Up kita ini.

Keempatnya bisa kita jadikan ukuran untuk mengetahui seberapa besar usaha yang harus kita lakukan untuk mengubah ide menjadi sebuah Start Up yang berhasil. 

Tolong diingat bahwa tidak ada ide yang buruk, semua ide itu bagus. Karenanya, setelah kita melakukan analisa 4 poin diatas terhadap ide kita dan hasilnya ternyata menunjukkan bahwa usaha yang dilakukan akan sangat besar, kita bisa mengoptimalkan lagi ide tersebut. Kita perbaiki ide tersebut, kita sempurnakan lagi, begitu seterusnya.

Dukungan
Baik, setelah ke 4 poin tersebut kita petakan, selanjutnya kita membutuhkan dukungan. Mengapa? Karena tidak ada manusia yang bisa hidup dan mencukupi kebutuhannya sendiri. Apa lagi mendirikan dan menjalankan sebuah perusahaan. Kita butuh dukungan orang lain, banyak orang malah. 

Startup Unicorn Team
Start Up Team. Credit: rawpixel
Dukungan ini bisa kita kategorikan menjadi 3 pihak, yakni:
  • Investor - Dukungannya berupa dana untuk mengembangkan produk
  • Konsumen - Dukungannya berupa pasar, mereka membeli produk kita, yang karenanya perusahaan kita mendapat pemasukan untuk menghidupi dan lebih mengembangkan lagi produk-produknya.
  • Team - Dukungannya berupa usaha (kerja) dan nilai yang mereka ciptakan untuk mewujudkan produk kita
Karena kita membutuhkan dukungan dari 3 pihak ini, kita harus bisa meyakinkan mereka. Kita harus bisa membuat Investor, Konsumen dan Tim kita percaya bahwa Start Up kita ini bisa membuat dunia menjadi lebih baik dengan inovasi-inovasi dan produk-produknya.

Dalam rangkan meyakinkan mereka supaya mau mendukung kita, kita bisa mulai dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • Apa janji anda kepada mereka terkait produk Start Up ini?
  • Apa masalah yang dihadapi mereka dan dengan cara apa anda akan menyelesaikan masalah tersebut?
  • Apakah produk yang anda buat tersebut benar-benar mampu menyelesaikan masalah tersebut sampai ke akarnya?
  • Tunjukan nilai sejati dari produk anda, dan tunjukan apa yang paling menonjol dari nilai tersebut.


Baik, sekian dulu sharing dari saya. Disclaimer ya, saya membuat sharing ini bukan berarti saya sudah jago. Sama saja, saya juga baru sebatas ide untuk membuat Start Up, saya punya beberapa ide dan mulai selangkah demi selangkah. Namun demikian, mudah-mudahan yang sedikit dari saya ini bisa bermanfaat buat temen-temen sekalian. Amiin..

 

Sumber: https://www.irpanisme.com/2019/08/langkah-awal-memulai-start-up.html?m=1


Related Posts